Senin, 23 November 2015

Menjadi anak Tuhan yang LEBIH dari dunia

Seorang pahlawan mempunyai sesuatu yang lebih daripada orang biasa. Tapi kita bukan hanya sekedar pahlawan biasa, kita ini adalah superhero. Superhero adalah pahlawan yang punya kekuatan yang lebih dari kekuatan pahlawan-pahlawan ‘biasa’. Dunia butuh pahlawan, dunia butuh superhero. The big problem is... kita enggak tahu kalau kita adalah superhero!!!

Setiap dari kita anak-anakNya Tuhan diberi tugas, tanggung jawab dan karunia agar bisa memberikan LEBIH dari pada apa yang dunia bisa tawarkan. Nah biar bisa menjadi orang yang LEBIH dari dunia, ada caranya, namanya POWERFUL GROOVY! Ini bukan sekedar kata-kata doang. Ini adalah jurus sakti yang bisa bikin kita menjadi ‘LEBIH dari dunia’.

LEBIH
Sebagai orang Kristen kita dituntut untuk LEBIH. Malah Yesus sendiri yang bilang kalau hidup kita enggak lebih baik dari orang yang paling baik sama saja boong. Baca ayatnya: “Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.Matius 5:20. Di ayat itu kita enggak hanya harus lebih dari dunia, tapi harus lebih dari HIDUP KEAGAMAAN AHLI TAURAT, artinya sekalipun kita merasa sudah melakukan ‘hidup keagamaan’ kita dengan baik (misalnya sudah melayani pekerjaan Tuhan, sudah hidup kudus, rajin berdoa, taat baca Alkitab, getol ibadah, dll dsb dkk dst) ternyata itu belum cukup! Harus lebih!


BE POWERFUL
Apaan sih powerful itu? Kalau kata kamus sih powerful itu artinya punya kekuatan yang gede atau arti lainnya orang yang punya kelebihan atau keunggulan. Tapi keunggulan & kekuatan yang saya maksud itu unggul & kuat dalam tubuh, jiwa, roh. Salah satu contoh teladan yang baik adalah Daniel di Perjanjian Lama.

Powerful tubuh artinya kita punya badan yang sehat, kuat, enggak gampang sakit-sakitan. Masa sih orang Kristen dikit-dikit ke dokter? Malu-maluin Tuhan kita dong yang katanya dokter segala dokter. “Orang muda dikagumi karena kekuatannyaAmsal 20:29 . Ngapain juga Yesus datang ke dunia ini & menyambuhkan orang-orang sakit kalau bukan karena kesehatan itu penting. Yesus menyembuhkan orang bukan supaya orang itu tidak mati, tapi supaya sehat. Kalau kita sehat, kita bisa melayani Tuhan lebih baik lagi. Dan ingat: “...tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?1 Korintus 6:19

Powerful jiwa artinya kita itu punya kelebihan dalam hal mental, emosi, kepintaran. Orang yang punya jiwa yang powerful itu bisa mengatur emosinya, bisa menguasai diri, cerdas, pintar. Itu artinya punya jiwa yang powerful. Daniel dipakai sama raja nebukadnezar sebagai pejabat tinggi bukan karena Daniel dekat  dengan Tuhan atau rohnya kuat, tapi karena Daniel itu punya skill, kepintaran, kekuatan, kesehatan yang baik. Dia bisa mengajar banyak bahasa, dia mengerti filosofi babel, dia mengembangkan kepintarannya bukan hanya untuk dia bertahan hidup di babel tapi juga supaya dia dapat meningkatkan prestasinya dan mendapat promosi di kerajaan.

Powerful roh artinya kita punya roh yang kuat. Roh yang kuat bakal membuat kita bisa memaksimalkan semua potensi yang Tuhan sudah sediakan untuk kita. Justru dari semua ini roh yang powerful itu yang paling penting. Jadi harus kita kasih perhatian lebih untuk membangun roh kita agar jadi lebih powerful. Daniel membuat tubuh dan jiwanya powerful, tapi dia enggak kompromi dengan iman dan integritasnya, bahkan “Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum rajaDaniel 1:8 dan “...tiga kali sehari ia mengucapkan doanya" Daniel 6:13b.

Nah biar kita bisa jadi anak muda yang punya paket komplit powerful tubuh, jiwa & roh-nya. Saya bakal kasih beberapa tips yang bisa membuat kita powerful tubuh, jiwa, roh.
· Baca, renungkan dan lakukan Firman Tuhan
Langkah pertama kalau mau membangun roh kita harus tahu bahannya. Bahannya cuma satu: Firman Tuhan. Tapi caranya bisa banyak.
Cara pertama baca Firman. Tujuannya? Supaya kita tahu & ingat apa saja yang Tuhan bilang.
Langkah kedua renungkan. Direnungkan itu artinya dibaca, dihapalkan, terus diulang-ulang lagi di pikiran, sampai Firman itu nempel di otak kita. Terus seperti itu setiap hari, setiiap jam, seperti kata Alkitab juga ‘merenungkan Firman siang dan malam’. Kalo udah dibaca, direnungkan, terus Firmannya dilakukan. Dilakukan artinya Firman yang sudah kita tahu kita praktekkan. Misalnya kita tahu kalau kita harus mengampuni, yah lakukan Firman itu. Buat melakukan Firman itu butuh usaha & enggak gampang, makanya butuh niat & anugerah Tuhan buat melakukan firman.
Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya." Lukas 6:49

· Gaul sama Tuhan dengan akrab (intimacy)
Kalau kita gaul sama Tuhan, semua ada jawabannya. Kita jadi tahu apa yang jadi tujuan hidup kita. Punya waktu berdoa khusus memang perlu, tapi sudah seharusnya berdoa itu jadi gaya hidup / lifestyle kita. Ibaratnya Tuhan itu adalah sahabat kita yang selalu menemani kita kemanapun, kita tentunya akan selalu chit-chat alias ngobrol asik kan sama sahabat kita itu? Nah itulah yang disebut dengan ‘doa’ yakni bareng Tuhan. Misalnya kita ngeliat baju keren di mall, kita bilang ‘Ya Tuhan, bagus banget ya bajunya’. Atau kamu yang cewek ketemu cowok yang ganteng banget ngajak ngobrol di kantin & kita jadi grogi maka kita bilang sama Tuhan “Yesus... Yesus... apa yang harus saya bilang sama dia?”. Intinya selalu berkomunikasi, jangan hanya ngomong sama Tuhan kalau pas mau makan doang. Segala keputusan kecil ataupun besar, kita komunikasikan bareng Tuhan, percaya deh lama-lama kita akan akrab, terbiasa dan peka akan suaraNya. ‘Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.’ Amsal 3:6.
"Tinggallah di dalam Aku dan Aku didalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku." Yohanes 15:4

· Olahraga
Banyak orang yang sudah tua yang memaksakan diri berolah raga gara-gara disuruh dokter supaya strokenya enggak kambuh, padahal kalo dia berolahraga sejak muda mungkin enggak bakalan sakit dan enggak bakalan terpaksa. Nah, mumpung masih muda nih masih banyak waktu, olahraga deh yang teratur. Biasakan. Kenapa? Soalnya olahraga yang teratur bakal bikin badan kita lebih powerful. Coba saja lihat, orang-orang yang powerful mereka biasanya punya jadwal olahraga yang teratur.

· Tidur yang cukup
Jangan mentang-mentang masih muda, kerjanya begadang tiap hari. Siapapun bakalan bilang itu enggak baik. Kita harus punya jam tidur yang cukup yaitu sekitar 6 samaie 8 jam sehari. Tidur yang cukup itu banyak manfaatnya. Salah satunya bisa membuat badan kita lebih sehat, powerful dan pikiran yang segar juga. Nah dengan badan yang sehat dan pikiran segar, kita bisa kerja, sekolah dan melayani Tuhan dengan maksimal.

· Makan yang teratur en sehat
Satu lagi nih problem anak muda. Makan itu harus teratur dan pilih-pilih yang sehat. Jangan terlalu banyak makan yang berlemak apalagi junk food. Mumpung masih muda, coba kembangkan pola makan sehat. Cari info makanan apa yang sehat, apa yang enggak. Soalnya makan yang sehat bakal bikin badan sehat dan kalo badan sehat, jiwa & roh juga ikutan sehat. Bayangkan kalau daniel enggak jaga makanannya, bukan posisinya di babilon yang tinggi malah kolesterolnya yang tinggi.

· Rajin belajar
Yang namanya belajar bukan hanya belajar di kampus saja, pake buku. Yang namanya belajar itu bisa dimana saja, kapan saja dan pakai media apa saja. Mulai dari film, buku, musik, internet, semua bisa jadi bahan belajar kita. Otak kita kalau dipakai justru bakalan makin berkembang. Dengan belajar yang rajin, kita bakal punya banyak pengetahuan, dan orang yang punya banyak pengetahuan adalah orang yang powerful.

· Belajar sopan santun
Keluhan orang tua zaman sekarang ‘kan anak muda itu enggak tahu sopan santun. Jangan salah, guys, sopan santun itu penting. Bisa jadi kita punya otak yang encer, tapi enggak punya sopan santun sama saja boong, soalnya dengan tahu sopan santun, kita bisa diterima di mana saja, disenangi orang lain. Makanya belajar sopan santun. Orang yang powerful itu tau sopan santun lagi. “…sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.1 Tesalonika 4:12

· Kembangkan bakat
Masing-masing dari kita udah dikasih bakat unik dan khusus oleh Tuhan, right? Nah kembangkan bakat itu, jangan hanya disimpan saja, nanti lama-lama jadi basi dan enggak berguna lagi. Cari tahu apa bakat kita dan kembangan. Misalnya bakat kita nyanyi, yah cobalah ikutan lomba nyanyi atau minimal ikutan les vokal. Kalau bakatnya menggambar, latihan menggambarlah. Inget lho, talenta yang disembunyiin malah bakalan diambil sama Tuhan dan dikasihin ke yang talentanya lebih banyak!  “Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.Matius 25:29)

· Ikut pelatihan
Sekarang ‘kan sudah banyak banget pelatihan yang khusus ditujukan agar kita punya kepribadian yang baik. Kepribadian yang baik juga salah satu modal kita biar jadi powerful. Nah sekolah-sekolah kepribadian kayak gini sudah menjamur dimana-mana sekarang. Enggak ada salahnya kita ikutan, tapi emang sih biayanya agak mahal.


GROOVY
Groovy itu artinya asik, keren, cool, gaul. Artinya kita jadi anak muda Kristen itu harus asik, gaul, keren & up to date. Nggak ketinggalan zaman. Tapi gimana caranya jadi anak muda yang groovy? Nah biar tau, baca tips di bawah ini:
· Gaul sama siapa saja
Kalau kita sudah akrab sama Tuhan dan kuat dalam pengetahuan akan Firman Tuhan, yang namanya gaul itu enggak harus dibatasi sama orang-orang tertentu saja. Gaul sama siapa aja, sebanyak kita mau. Semakin banyak teman yang kita punya justru semakin asyik. Teman-teman kita ini suatu saat bakalan jadi jembatan buat kita di masa depan. Orang yang sukses dan powerful biasanya punya banyak relasi sehingga segala sesuatu mudah dijalankan. Tapi kembali, kita harus kuat dalam Tuhan sehingga kita bisa jadi pengaruh baik dalam pergaulan kita, bukan malah dipengaruhi orang lain menjadi buruk (baca 1 Korintus 15:33).

· Hang out
Sering-sering hang out (jalan-jalan, mejeng, nongkrong) sama teman-teman satu geng, itu bakal ngebantu banget buat bikin kita tambah gaul. Jangan jadi kuper, kerjanya hanya diam saja di rumah. Enggak dosa kok sering-sering hang out bareng sahabat. Tapi jangan kompromi sama dosa, jangan nyerempet tempat yang bisa bikin kita jatuh dalam dosa dan jangan lupa kewajiban kita di gereja, sekolah sama di rumah. Kedua jangan lupa juga kalau hang out enggak selalu harus di tempat yang mahal, yang penting tempatnya asyik, tapi murah.

· Up date yourself
Jadi anak muda itu harus up to date sama keadaan sekelilingnya. Jadi anak muda itu harus tahu apa yang lagi trend di dunia. Jangan sampai kita jadi anak muda Kristen, tapi gayanya jadul. Please deh... up to date dong. Jadi orang Kristen bukan artinya ketinggalan zaman. Jadi orang Kristen itu artinya ikutin perkembangan zaman keles. Nah biar tetap up to date enggak ada salahnya kalo kita baca-baca majalah fashion biar tahu mode apa yang lagi in, atau baca koran biar tahu lagi ada trending topic apa, atau baca apa aja yang bikin kita lebih up to date lagi.

· Berpenampilan menarik
Banyak dari kita yang bilang kalau ‘penampilan’ itu enggak penting, yang penting hatinya! Alias inner beauty. Ingat Alkitab bilang: “...manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." 1 Samuel 16:7b, siapa yang melihat hati? Tuhan bro! Bukan manusia! Manusia melihat penampilan, itu kata Firman Tuhan lho. Dan pada kenyataannya kita enggak bisa paksa orang buat melihat hati kita. Survey bilang kalau 75% orang yang diterima kerja di sebuah perusahaan biasanya gara-gara saat diwawancara mereka berpenampilan menarik!
Penampilan juga enggak sekedar bicara soal fisik, tapi berbicara bagaimana kita menunjukan hal yang terlihat baik buat banyak orang, misalnya postur tubuh yang baik, cara bergerak, pakaian yang pantas, tatanan rambut yang sesuai, bau tubuh yang wangi, kebersihan badan, wajah yang cerah, dsb. Bayangin coba kalo pakaian norak enggak pantes, rambut enggak keurus, bau ketek, wajah lesu, jujur deh kadang kita pengen ngejauhin orang kayak gitu kan? Nah kalau sudah dijauhin, mana kita bisa berdampak baik buat dunia?

· Jadi orang yang menyenangkan
Boleh serius tapi juga menyenangkan, yang mudah diajak bercanda dan menyenangkan. Enggak ada orang yang mau punya teman orang yang mukanya serius terus. Yang kerjanya belajaaar or kerjaaaa saja. Yang kalo bercanda garing. Kembangkan dong sisi fun dalam diri kita. “Hati yang gembira membuat muka berseri-seri; hati yang sedih mematahkan semangat.Amsal 15:13

· Jangan sombong
Jangankan manusia, Tuhan asja enggak suka sama orang sombong (baca Amsal 16:5). Maka dari itu jangan jadi orang yang sombong. Kalau kita enggak sombong, dijamin bakal banyak orang yang mau jadi teman kita dan kita bakal makin groovy jadinya. Sombong itu bisa sok tau, merasa punya segalanya, merasa enggak perlu bantuan, merasa bisa dengan kekuatan diri sendiri. “Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.Yesaya 2:11

· Pede aja lagi!
Orang yang groovy itu selalu pede (percaya diri). Pede berbeda ya sama narsis. Kalo pede itu artinya tahu apa yang dia punya dalam dirinya dan bangga sama apa yang dia punya itu. Nah kalau orang narsis itu sukanya nyombongin semua yang dia punya. Hanya saja ke-pede-an kita didasari kalau segala sesuatu itu datang dari Tuhan, bukan karena kesombongan. Mau jadi orang yang groovy? Pede aja lagi! “Dua ekor burung pipit dapat dibeli dengan satu mata uang yang paling kecil. Meskipun begitu tidak ada seekor pun jatuh ke tanah kalau tidak dikehendaki Bapamu. Jumlah rambut di kepalamu pun sudah dihitung semuanya. Sebab itu, janganlah takut! Kalian lebih berharga daripada burung-burung pipit!" Matius 10:29-31

· Lakukan 2 mil
Istilah ‘2 mil’ diperkenalkan oleh Pdt. Philip Mantofa. Istilah ini diambil dari Matius 5:41Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil”. Dalam ayat itu, kita ‘dipaksa’ untuk berjalan 1 mil, tapi Tuhan menuntut kita berjalan bukan hanya satu mil tapi dua mil untuk orang itu! Intinya kita harus melakukan lebih dari yang sudah menjadi keharusan kita. Satu mil adalah kewajiban kita, tapi mil kedua kita lakukan untuk Tuhan, karena kasih kita padaNya, bukan cuma karena kewajiban. Misalkan begini, tugas kita belajar, tapi kenapa enggak melakukan sesuatu yang lebih dari itu karena kita mengasihi Tuhan, misalnya sambil belajar kita ajari juga teman kita. Atau di rumah kita punya tugas cuci piring, kenapa enggak melakukan lebih dari sekedar mencuci piring, misalkan cuci piring plus menyapu lantai. Itu intinya melakukan 2 mil. Satu hal lagi yang harus diingat, melakukan 2 mil itu bukan supaya kita kelihatan rajin di mata orang, tapi karena kita melakukannya buat Tuhan.


POWERFUL + GROOVY = ....
Nah kalau kita sudah jadi orang yang powerful & groovy terus ngapain? Apa yang bakal terjadi sama kita? Ada beberapa hal yang bakal terjadi sama kita kalau kita sudah jadi orang yang powerful & groovy. Ini beberapa di antaranya: (NB: kalau saya ngomong powerful itu artinya komplit ya powerful tubuh, jiwa, roh)
· Punya dampak
Kalau kita sudah jadi orang yang powerful & groovy kita bakal bisa bikin dampak sama lingkungan kita. Loh kok bisa? Ya bisa. Soalnya waktu kita sudah cukup powerful kita bakal punya banyak keunggulan yang mungkin orang lain enggak punya. Tapi kalau cuma punya keunggulan doang, tapi kuper, enggak up to date, sama saja boong. Enggak ada orang yang mau deket-deket sama kita. Sia-sia dong keunggulan kita. Enggak bisa dipakai buat memberkati orang lain. Makanya kalau kita sudah punya keunggulan (powerful) ditambah dengan kita-nya juga gaul, bisa masuk ke lingkungan mana saja (groovy) cepat atau lambat kita bisa pengaruhi orang di komunitas itu buat bikin perubahan. Jadi dampak ‘kan?
· Dicari sama semua orang
Kalau kita sudah cukup powerful & groovy, kita bakal jadi orang terkenal loh. Maksudnya selalu dicari-sama orang. Bukan dicari karena banyak utang atau karena banyak berbuat kesalahan. Tapi dicari karena orang butuh kita. Dengan keunggulan (powerful) yang kita punya orang pasti bakal mencari kita. Ditambah lagi kita juga orangnya itu enak diajak gaul, enggak sombong (groovy) wah pasti semakin banyak orang yang mencari kita. Nah kalo udah gitu jangan lupa buat membagikan kebenaran Firman Tuhan yang sudah kita tahu, jangan cuma promosiin diri sendiri doang.
· Punya gaya hidup alkitabiah
Banyak anak muda pengen hidup sesuai Firman Tuhan, tapi mereka bingung, kayak gimana hidup yang sesuai Alkitab itu. Jawabannya sederhana aja. Ya yang powerful en groovy tadi. Kalau kita lihat teladan tokoh-tokoh Alkitab, mereka itu orang-orang yang kuat, sehat, punya banyak keunggulan (powerful) tapi enggak jadi aneh sendiri (enggak groovy). Mereka masih hidup sesuai zaman mereka. Nah jadi kalau ditanya seperti apa gaya hidup yang alkitabiah, ya gaya hidup yang powerful (tubuh, jiwa, roh) tapi groovy (tetap gaul & up to date).
· Diterima di mana saja
Orang yang powerful & groovy itu bisa diterima di mana saja. Semua orang juga bakal segan kalau berhadapan sama orang yang punya kelebihan (powerful) apalagi kalau selain punya banyak kelebihan orangnya juga enak kalau diajak ngobrol, gaul (groovy). Wah, siapa yang bisa nolak orang yang kayak gini?


DIKENAN ALLAH DIHORMATI MANUSIA
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.” (Roma 14:17-18)
Pada intinya kita bisa powerful dan groovy dan berdampak kalo kita bisa dikenan Tuhan dan dihormati manusia.
(1) Tuhan melihat hati kita, makanya benahi hati kita, gaul sama Tuhan selalu, sikap hati yang menyembah Tuhan harus selalu dipelihara, jangan berbuat dosa, buat Tuhan sayang sama kita.
(2) Manusia melihat apa yang di depan mata. Makanya biar bisa dihormati manusia kita harus tahu apa yang manusia cari: penampilan baik, performa unggul, pintar, wawasan luas, supel, enak diajak ngobrol, dsb dst.

God's kingdom isn't about eating and drinking. It is about pleasing God, about living in peace, and about true happiness. All this comes from the Holy Spirit. If you serve Christ in this way, you will please God and be respected by people.” (Roma 14:17-18)

Ada tiga kuasa yang disebutkan dalam Roma 14:17-18 diatas:
Kebenaran (pleasing God): yaitu kemampuan buat hidup berkenan di hadapan Tuhan. Roh Kudus yang memberi kita kemampuan biar kita bisa menghidupi kebenaran Tuhan.
Damai sejahtera (living in peace): yaitu kemampuan buat membangun hubungan dengan orang lain. Apakah kita punya banyak relasi? Atau kita malah suka jadi batu sandungan? Apakah kita punya banyak teman?
Sukacita (true happines): yaitu kemampuan buat memperoleh kekuatan agar kita bisa bersyukur dalam segala hal. Sukacita itu bukan produk dunia atau situasi. Di dalam hadirat Tuhan ada sukacita melimpah (Mazmur 16:11) dan sukacita Tuhan adalah kekuatan kita (Nehemia 8:10).


YANG LEBIH DARI DUNIA DI ALKITAB
Di Alkitab kita bisa liat ada banyak orang yang lebih dari dunia karena pake prinsip POWERFUL & GROOVY ini. Yuk kita liat siapa aja mereka dan bagaimana powerful & groovy-nya mereka.
• Abraham
Siapa sih yang enggak kenal Abraham? Selama ini kita ‘kan kenalnya Abraham sebagai bapa orang percaya. Tapi Abraham sebagai orang yang powerful jarang banget disebut-sebut. Padahal Abraham itu termasuk salah satu orang yang paling powerful di zamannya. Ya gimana nggak powerful, di zaman itu Abraham termasuk konglomerat. Dia punya pasukan yang luar biasa kuatnya, ternaknya banyak, kenalannya banyak, malah raja-raja jadi temannya. Kurang powerful apa lagi?
Groovy? Jangan tanya. Gimana bisa Abraham disukai dan disegani banyak orang di zamannya? Karena duitnya? Bisa jadi bisa jadi. Tapi kalau orang yang punya duit, kelakuannya aneh, siapa juga yang bakal suka? Lagian enggak ada ceritanya di Alkitab kalau Abraham itu jadi orang yang aneh ‘kan? Yang ada cerita Abraham diterima di mana-mana dia pergi.
Tapi yang bikin Abraham lebih dari dunia bukan hanya kekayaannya atau hubungannya sama orang-orang penting zaman itu. Tapi karena dia kenal Tuhannya. Kalo soal kaya, dan kenal banyak orang penting, semua orang juga bisa. Tapi Abraham kenal Tuhannya. Hal itu ditambah orangnya yang powerful & groovy membuat dia lebih dari dunia. Dan namanya tercatat di sejarah, bukan hanya di Alkitab doang tapi di sejarah dunia juga.

• Daniel
Kurang powerful apa Daniel? Dia punya kepintaran sepuluh kali lipat melebihi orang di zamannya (Daniel 1:20). Dia punya posisi yang tinggi, tangan kanan raja selama tiga generasi kerajaan. Kalau ditanya soal groovy? Masa orang yang jadi wakil raja enggak groovy? Bisa ditertawakan orang satu kerajaan. Dari penelitian sejarah juga terbukti kalau Daniel itu orang yang ikut trend di zamannya. Daniel memang orang yang spiritual dan dekat dengan Tuhan tapi bukan itu yang menarik perhatian bangsa babel sehingga dia mndapatkan promosi jabatan, setidaknya ada lima hal ‘non spiritual’ yang Daniel punya.
The king said, "They must be healthy, handsome, smart, wise, educated, and fit to serve in the royal palace. Teach them how to speak and write our language” (Daniel 1:).
1. Sehat/ Healthy/ free from physical defects. 
Dia menjaga makanannya, dia eggak minum anggur, dia makan sayur.
2. Enak dilihat/ Tampa/ Berperawakan baik/ Handsome/ Well groomed (baca Daniel 1:4).
Daniel pintar berpenampilan, dia enggak berpenampilan lusuh atau sok rohani. Tapi dia menjaga pakaiannya, menyisir rambutnya, memelihara wajahnya, mendandani dirinya layaknya kebudayaan seorang pejabat di kerajaan Babel, sehingga dia disegani oleh orang-orang karena penampilannya yang baik.
3. Bijak/ Wise/ skilful in all wisdom (baca Daniel 1:20).
Daniel memang dikaruniakan kebijaksanaan oleh Tuhan, tapi dia juga mengembangkan kapasitas dirinya dengan pengetahuan yang menambah kebijaksanaannya.
4. Mau melayani.
Daniel punya kemampuan untuk melayani atasannya dengan baik. Tujuan daniel memang agar dia bisa menjadi dampak bagi sesama dan dia rela merendahkan dirinya buat melayani orang-orang bahkan sekalipun mereka yang belum percaya pada Tuhan. Yesus bilang kalau kita mau jadi yang terbesar dari semuanya kita harus jadi pelayan bagi semuanya (baca Matius 23:7-12)
5. Pintar. Smart. Intelligent. Cunning in knowledge and understanding science.
Daniel menguasai bahasa Babel, dia harus pintar enggak cuma agar dia bisa bertahan hidup di Babel tapi juga agar berprestasi.
Ditambah daniel itu punya pengenalan akan Tuhan. Kita sudah sering dengar ‘kan ceritanya bagaimana daniel kenal banget sama Tuhannya? Mulai dari dia harus mengartikan mimpi raja, waktu dia dikasih penglihatan tentang akhir zaman, bahkan dia tetap berdoa sekalipun diancam kematian. Itu semua menunjukkan kalau dia punya pengenalan akan Tuhan yang dalam. Makanya dia bisa jadi orang yang lebih dari dunia.

• Ester
Ratu yang satu ini enggak perlu lagi diraguin powerful-nya. Gara-gara dia, satu bangsa selamat dari bahaya pemusnahan massal. Groovy? Jelas yang namanya ratu, harus groovy dong. Apalagi dia ada di pusat kebudayaan dunia waktu itu. Gimana enggak groovy hayoo?
Walau di kitab Ester enggak pernah disebutin nama Tuhan, tapi ada banyak ahli sejarah yang yakin kalo Ester itu termasuk orang Yahudi yang taat sama tradisi agama yahudi dan percaya sama Tuhan. Salah satu buktinya dia berpuasa buat bangsanya. Nah takut akan Tuhan yang Ester punya ini yang membuat dia jadi lebih dari dunia.

• Yesus
Kalau soal powerful-nya Yesus kita semua langsung setuju. Toh Dia memang sudah membuktikan kalau Dia Tuhan yang powerful. Tapi kalau groovy-nya Yesus? Eits jangan salah, Yesus itu orang yang groovy loooh. Kalau kita lihat Yesus itu sering banget diundang dari pesta yang satu ke pesta yang lain. Kebayang enggak orang di pesta itu ngapain aja? Yang pasti having fun. Yesus gimana? Enggak pernah tuh ada kisah di Alkitab waktu diundang ke pesta, Yesus mojok sendirian di pojokan, menyendiri, enggak ada teman. Yang ada Yesus itu selalu lagi ngobrol sama tuan rumah. Dia enggak jadi orang aneh yang enggak bisa menikmati hidup. So, kalau Yesus saja groovy apalagi kita.

• Paulus
Paulus, salah satu orang paling powerful di zamannya. Bayangkan saja, dia tahu banyak hal, mulai dari teologia sampai ilmu perbintangan. Dia juga punya kedudukan yang terpandang di masyarakat. Tapi apa semua itu bikin Paulus jadi orang aneh yang kerjanya cuma diam di kamar, belajar saja. Paulus itu orang yang groovy, dia selalu bisa menyesuaikan diri sama keadaan dimana dia berada. Dia juga orang yang up to date, enggak ada ceritanya ‘kan kalau Paulus jadi orang aneh karena kepandaiannya.


KALAU ENGGAK IMBANG
Kalau mau jadi lebih dari dunia, kita mesti powerful en groovy. Tidak bisa hanya salah satunya doang. Misalkan kita cuma mau powerful-nya doang, atau maungroovy-nya doang. Ya, enggak bakalan jadi lebih dari dunia. Malah enggak ada bedanya dong sama orang dunia. Makanya biar bisa lebih dari dunia, dua-duanya harus ada dalam diri kita dan seimbang. Jangan sampai yang satu lebih dominan dari yang lain.

· Powerful tapi nggak groovy = orang aneh
Pernah lihat orang yang saking pinternya sampe keblinger? Saking pinternya, dia enggak punya waktu buat main atau bergaul sama teman-temannya. Atau pernah liat orang yang katanya hamba Tuhan, bisa dengar suara Tuhan, tapi penampilannya aneh, enggak pernah mandi, enggak tahu sopan santun. Nah itu contoh orang yang powerful tapi enggak groovy. Orang kayak gini ini sebenarnya powerful banget, dan banyak orang juga mengakui itu. Tapi karena enggak diimbangi sama groovy, enggak ada orang yang mau berteman sama mereka, karena walau pinter, mereka itu aneh. Siapa juga yang mau berteman sama orang aneh?

· Groovy tapi nggak powerful = kosong
Nah kalau kebalikannya groovy tapi enggak powerful maka kita enggak jauh berbeda sama tong kosong yang nyaring bunyinya. Bisa punya banyak teman, keren, gaul, tapi otak kita enggak ada isinya, sama aja boong ‘kan? Penampilan boleh jadi keren, up to date, tapi pas diajak ngomong sesuatu yang agak ‘tinggi’, nggak nyambung, sayang ‘kan?


BOLEH GROOVY TAPI...
· Seimbang
Kebanyakan dari kita mikir kalau yang namanya groovy itu hanya berlaku dalam hubungan kita sama manusia saja. Padahal kalau kita lihat di Alkitab, kita juga harus jadi groovy di hadapan Tuhan. Liat aja Lukas 2:52. Di situ disebutkan kalau Yesus makin ‘bertambah hikmatNya (powerful) dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia (groovy)’. Jadi ternyata kita juga bisa jadi groovy di hadapan Tuhan dan manusia. Yang jadi pertanyaan bagaimana caranya menjadi groovy di hadapan Tuhan? Sama saja kayak kita jadi groovy di hadapan manusia. Up to date diri kita dengan Firman Tuhan. Pelajari Firman, jangan pernah puas sama apa yang sudah kita tahu, Alkitab itu punya banyak pengetahuan yang belum kita tahu, jadi teruslah gali Firman Tuhan dan dapetkan kebenaran-kebenaran yang up to date.
· Pake hikmat
Jadi groovy bukan artinya terus kita jadi seenaknya lakuin hal-hal yang emang udah jelas nggak ada gunanya dengan alasan, ‘Biar tambah groovy.’ Contohnya pergi ke diskotik. Itu udah jelas-jelas nggak ada untungnya. Tambah groovy? Kata siapa? Yang pasti lebih banyak rugi dari pada untungnya.
Makanya kalau mau menjadi groovy juga kita butuh hikmat. Apa yang kita lakukan ini membuat kita lebih groovy atau enggak? Apa yang kita lakukan ini sesuai Firman Tuhan enggak? Nah pesan saya mintalah hikmat sama Tuhan. Sebagai anak muda, kita memang butuh banyak hikmat biar enggak salah jalan. So.... jangan lupa minta hikmat sama Tuhan dijamin Dia pasti kasih.
"Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah,— yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit —,maka hal itu akan diberikan kepadanya." Yakobus 1:5


BERTAMBAH, MAKIN, MENINGKAT...
Dan Yesus semakin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan semakin dikasihi oleh Allah dan manusia”. Lukas 2:52

Jadi orang yang lebih dari dunia, atau menjadi orang yang powerful & groovy itu enggak bisa sehari jadi. Ada prosesnya. Lihat aja di Lukas 2:52, disitu disebutin kalau Yesus aja enggak otomatis langsung jadi powerful & groovy. Dia juga harus melewati proses supaya menjadi orang yang powerful & groovy. Makanya di Lukas 2:52 disebutin kalau Dia itu makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya (powerful), dan semakin dikasihi oleh Allah dan manusia (groovy).
Kata makin itu menunjukkan proses atau peningkatan. Yang berarti dulunya sedikit tapi sekarang jadi banyak. Nah kadar powerful & groovy kita juga mesti meningkat. Jangan pernah puas dengan apa yang sudah kita punya sekarang. Inget loh enggak pernah ada kata cukup dalam kekristenan. Jadi kita harus semakin powerful & semakin groovy.

Sampai kapan? Sampai maranatha, sampai kita bertemu Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus memberkati!!!

Sabtu, 21 November 2015

SHAKE THE WORLD!!!

Percaya nggak kalo Yesus itu ngajarin kita buat jadi pemberontak? Eits... tenang, jangan protes dulu atau jangan langsung salah sangka. Yang saya maksud, Yesus itu ngajarin kita buat jadi pemberontak sama dunia. Selama hidupNya di bumi yang cuman 33,5 taon itu Dia kasih teladan sama kita supaya ‘memberontak ama dunia’. Nah sebagai anak-anakNya kita juga mesti kudu wajib mengikuti jejakNya, jadi ‘pemberontak ama dunia’.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.Roma 12:2

Tapi sebelumnya kita mesti tau dulu, apa sih ‘dunia’ yang Yesus maksud itu. Dunia yang Yesus maksud itu sebenarnya bicara soal cara pandang, cara hidup dan segala macam hal yang ada di bumi ini, yang tidak sesuai sama Firman Tuhan. Tapi kita juga mesti hati-hati soalnya ada banyak hal yang keliatannya baik dan sempurna tapi tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Dan ada banyak hal yang kayaknya tidak menyenangkan, tapi sebenarnya sesuai dengan Firman Tuhan.
Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.1 Korintus 10:3-5

Nah tugas kita yang pada ngaku anak Tuhan, yang katanya mau ikut teladan Tuhan adalah jangan pernah ikutan menjadi sama seperti dunia ini. Kita memang masih hidup dan tinggal di dunia, tapi bukan berarti kita setuju dengan semua yang ada di dunia. Kita mesti kudu wajib berani seperti Yesus. Dia tidak takut bilang salah kalo memang itu salah. Atau Dia juga tidak takut melakukan kebenaran walaupun Dia tau semua orang tidak setuju dengan Dia. Ini yang disebut jadi pemberontak sama dunia. Tapi kita juga mesti siap sama konsekuensinya. Kita bakal dibenci ama banyak orang. "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.Yohanes 15:18

Guys, buat jadi pemberontak atas dunia itu enggak gampang, soalnya kita bakal kalah jumlah dibandingkan orang-orang lain yang mendukung dunia. Tapi jangan takut, terus maju aja dan lakuin apa yang kita tau itu benar. Karena itu juga yang Yesus lakuin. “…sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?1 Yohanes 5:4

Kita bukan dari dunia, itu yang Yesus bilang sama Bapa, “Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.Yohanes 17:16. Kita ini semacam ‘alien’, tapi bukan dari planet lain atau UFO, tapi ‘alien from heaven’. Karena rumah kita sebenernya adalah surga, bumi ini hanya tempat persinggahan, sama kayak yang dikatakan dalam Ibrani 11:13-16Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air. Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ. Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

Ada dua cara buat kita jadi pemberontak yang ‘mengguncang dunia’:
(1) Dengan enggak ngikutin cara dunia 
(2) dengan melakukan cara yang lebih baik dari dunia.

Cara pertama seperti yang dibilang diatas, kita harus berani buat bilang ‘enggak’ sama dosa yang biasa dunia lakukan. Mungkin bagi dunia hal itu bukan ‘dosa’ karena mungkin semua orang ngelakuinnya dan waktu kita menolak untuk kompromi maka dunia bakalan bilang kita ini ‘aneh’. Mungkin kita bakalan dikucilin atau dipandang sebelah mata… its okay, itu harga yang harus kita bayar. Kita harus lebih mencintai Tuhan daripada dunia ini, “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.1 Yohanes 2:15. Menjadi sahabat Allah lebih tinggi dan lebih berharga daripada apapun, “…Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.Yakobus 4:4. Jangan sampe kita kehilangan Tuhan hanya karena ingin sesuatu yang nggak kekal, karena…“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.Markus 8:36

Untuk cara yang kedua, kita harus melakukan segala sesuatu dengan cara yang jauh lebih baik daripada yang dunia lakukan. Kalau dunia dapet nilai A, maka kita harusnya punya nilai A+, atau A+++++ sekalian! Untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan di tulisan saya yang berikutnya.

Jangan takut, Tuhan bilang kita lebih daripada pemenang dan Yesus telah mengalahkan dunia ini, ”Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Yohanes 16:33

Jadilah orang yang menjungkir-balikkan dunia. So, let’s be like Jesus. Turn the world upside down. “Tetapi ketika mereka tidak menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara ke hadapan pembesar-pembesar kota, sambil berteriak, katanya: "Orang-orang yang mengacaukan seluruh dunia (turned the world upside down, -KJV) telah datang juga ke mariKisah Para Rasul 17:6

Tuhan Yesus memberkati!!!

Heiiii Anak Muda BANGKIT!!!

Selama ini anak muda seringkali dijadikan salah satu kelompok yang hanya difungsikan sebatas “PELENGKAP” bagian organisasi sebuah pelayanan baik di gereja lokal, persekutuan doa ataupun ministry. Kehadiran mereka dalam sebuah komunitas pelayanan akan memberikan kesan lengkapnya bagian-bagian departemen rohani dalam sebuah pelayanan. Dan tidak bisa dipungkiri sebagai pemimpin seringkali berdecak kagum dan puas karena rapihnya manajemen pelayanan yang tertata dengan baik. Kebangaan akan prestasi rohani tersebut tanpa disadari menjadi kursi empuk yang membangun dinasti rohani yang congkak di hadapan Tuhan. Apakah anak muda dan komunitasnya hanya sekedar pelengkap? Apakah mereka hanya difungsikan sebatas “PAJANGAN MEMIKAT” ibarat ikan hias dalam aquarium yang memikat hati para penonton?

Dari beberapa catatan sejarah menunjukan bahwa anak muda merupakan salah satu kekuatan yang berpotensi untuk meledakan perubahan:

WILLIAM BOTH
Pada usia yang masih sangat muda ia telah membawa belasan ribu jiwa datang kepada Yesus. Ia dikenal sebagai tokoh kegerakan gereja bala keselamatan.

EVAN ROBERTS
Pada usia yang sangat muda ia menjadi tokoh kegerakan rohani di kota Wales. Ratusan ribu datang kepada Yesus untuk menerima keselamatan. Kota Wales benar-benar mengalami ledakan pertobatan yang menggegerkan dunia.

WILLIAM SEYMOUR
Seorang pemuda afro-amerika yang adalah murid binaan Charles Parham(Kansas). William dipakai Tuhan secara luar biasa sebagai pembawa api gerakan pentakosta yang berkobar di Kota Los Angeles. Dari kota tersebut, api pentakosta menyebar ke seluruh pelosok bumi.

Apa yang terjadi dengan anak muda sekarang ini? Sepertinya api Ilahi yang dulu pernah membakar para pionir muda telah berhasil dijinakan oleh sistem duniawi zaman ini. Anak muda bukanlah sekedar “pajangan rohani” atau “pelengkap rohani” dalam sebuah basis pelayanan. Anak muda adalah potensi mengerikan bagi iblis dan neraka karena merekalah tentara-tentara Tuhan yang akan dibangkitkan di zaman ini. Kebangkitan mereka secara radikal dalam panggilan Ilahi di akhir zaman akan menjadi mimpi buruk bagi iblis dan neraka. Di bahu merekalah Tuhan menubuatkan mandat besar untuk melahirkan kegerakan rohani terbesar sepanjang sejarah dan zaman.

Dan Tuhan memperdengarkan suaraNya di depan tentaraNya, PasukanNya sangat banyak dan pelaksana FirmanNya Kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari Tuhan! Siapakah yang dapat menahannya?Yoel 2:11

Kemudian daripada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan RohKu ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatanYoel 2:28

Jika anda adalah seorang muda yang membaca artikel  ini, hal yang paling tepat untuk anda lakukan adalah bangkit dari belenggu kegagalan dan berdirilah dalam identitas Ilahi sebagai seorang TENTARA KRISTUS! Beranilah untuk tampil maju untuk berjalan dalam tujuan Ilahi sekalipun harus berhadapan dengan resiko peperangan rohani. Bangkitlah dalam otoritas Ilahi untuk membawa perubahan radikal sebagai seorang pendobrak kelesuan rohani.

Jika anda seorang pimpinan pelayanan, gembala atau youth pasthor saat membaca artikel ini maka ini waktunya untuk anda membongkar habis “AQUARIUM ROHANI” yang selama ini telah memenjarakan anak muda sehingga mereka hanya bisa berfungsi sebatas “PAJANGAN ROHANI!”
Ini waktunya kita mengembalikan kehidupan anak muda dalam habitat Ilahi yang sudah ditakdirkan Tuhan. Ini waktunya kita membuka mata mereka agar bisa melihat identitas, destiny dan panggilan Ilahi dalam hidup mereka. Sebagai pemimpin, jangan merasa tersaingi saat anak-anak muda kita mulai bertumbuh menjadi tentara Kristus yang perkasa dengan daya jangkau pelayanan yang sudah melampaui jangkauan yang kita telah capai. Mari kita dengan rendah hati menjadi sosok pemimpin rohani berhati bapa yang memiliki kerinduan untuk melihat anak-anak rohaninya melesat dalam panggilan Ilahi yang lebih besar. Seorang bapa rohani tidak membawa anak-anaknya untuk membangun kerajaannya sendiri (mengurung mereka dalam rencana kita sendiri). Seorang bapa menuntun anak-anaknya untuk menemukan panggilan Ilahi spesifik yang sudah ditetapkan bagi mereka masing-masing. Seorang bapa mendampingi anak-anaknya sampai dewasa dan siap melepas mereka kelak ke dalam arena panggilan Ilahi mereka.

Pesan terakhir kepada anda sebagai orang muda, sekalipun di bahumu Tuhan telah memberikan mandat untuk meledakan kebangkitan rohani yang maha dahsyat di akhir zaman, tetap kita butuh para tua-tua rohani yang akan menjadi pendamping untuk memonitor pertumbuhan dan perubahan yang kita alami. Mereka adalah orang-orang yang diletakan Tuhan bersamamu untuk membangun karakter kehambaan dalam panggilanmu.

Belajarlah tunduk dalam proses pembentukan Tuhan sekalipun proses seringkali menyiksa kedagingan kita. Jangan pertahankan zona nyamanmu, keegoisan dan kesombonganmu yang hanya bisa mengikis kapasitas dan potensi Ilahi dalam dirimu.

Satu kata paling tepat untukmu….BANGKITLAH!!!

Jumat, 20 November 2015

Like a Lion!!

Singa adalah gambaran daripada Kristus Yesus = SINGA YEHUDA
  • Singa merupakan gambaran atas apa yang mau terjadi dalam hidup kita
  • Singa menunjukkan karakter kerajaan (royal character), bila tidak punya karakter kerajaan akan mengacaukan banyak hal.
  • Singa dengan keberadaannya saja (aumannya), semua binatang yang lain tahu kalau itu singa (sehingga singa tidak perlu kartu nama untukpublished diri)


Bagaimana karakter seekor singa ?
 1.     Ayub 4 : 11 ‘ Singa binasa karena kekurangan mangsa, dan anak-anak singa betina bercerai-berai  ‘
Bila Kristus Yesus adalah singa Yehuda, maka orang yang lahir baru dan menjadi anak Allah adalah singa juga (merupakan bagian / keluarga dari singa Yehuda).
Nature-nya singa : singa binasa (Ibrani = sesat) karena kekurangan mangsa
Bila singa tidak sedang berburu = kehabisan mangsa, maka aka nada kesesatan / kebinasaan.
Singa akan saling membinasakan bila tidak ada buruan lagi.
Bila kita anak Tuhan hanya kumpul-kumpul dan tidak berburu, ini awal kesesatan, yang mengakibatkan kelumpuhan rohani, dan lunglai.
Kita harus berburu jiwa-jiwa sampai terjadi kegerakanBila dibiarkan, maka sifat nature singa akan hilang, menjadi lumpuh dan lunglaiKita dilahirkan oleh penebusan singa Yehuda (Yesus).

2.     Bilangan 23 : 24 ‘ Lihat, suatu bangsa, yang bangkit seperti singa betina, dan yang berdiri tegak seperti singa jantan, yang tidak membaringkan dirinya, sebelum ia memakan mangsanya dan meminum darah dari yang mati dibunuhnya. ‘
Nature-nya singa : tidak bisa berbalik bila belum menghabisi mangsa
Bila singa sudah puas sebelum menangkap mangsa / habis passion untuk jiwa-jiwa / berhenti berburu, berarti singa tersebut sudah mau mati (lonceng kematian berbunyi).
Selama kita (singa) masih hidup, sudah nature-nya untuk memenangkan jiwa-jiwa.

3.     Amsal 30 : 30 ‘Singa, yang terkuat di antara binatang, yang tidak mundur terhadap apapun. ‘
Nature-nya singa : terkuat, kuncinya : fokus
Singa di sirkus bisa ditundukkan bukan karena cemeti dari pawang singa, tetapi karena kursi berkaki empat yang dipegang oleh pawang singa. Saat singa dilatih, kaki kursi itu dihadapkan ke singa, yang mengakibatkan singa yang melihat ke-empat kaki kursi itu menjadi bingung karena dikiranya ada empat obyek di sana, ia kehilangan fokus, sehingga kebingungan dan menjadi lemas.
Sebagai anak Allah (singa), jangan biarkan kita kehilangan fokus kita, jangan biarkan fokus kita dalam mencari jiwa dipecah oleh iblis. Bila fokus kita pecah akan mengakibatkan kekacauan dalam hidup kita.
Tetap fokus kita ke Tuhan !

4.     Nahum 2 : 11-12 ‘ Di mana gerangan persembunyian singa dan gua singa-singa muda, tempat singa pulang pergi, tempat anak singa, di mana tidak ada yang mengganggunya ? Biasanya singa itu menerkam supaya cukup makan anak-anaknya, mencekik mangsa bagi betina-betinanya, dan memenuhi liangnya dengan terkaman. ‘
Nature-nya singa : bergerak dalam suatu komunitas
Singa itu binatang yang bersifat family.
Bila berburu mangsa, yang lari terlebih dahulu adalah singa-singa betina, lalu yang meng-eksekusi mangsa adalah singa jantan, lalu buruan dibawa ke anak-anaknya, dan singa jantan tersebut membagi-bagi buruan untuk makanan keluarganya.
Singa bergerak dalam suatu komunitas, tahu me-manage sesuai bagiannya masing-masing dalam kelompok (komunitas) tersebut. Setiap kelompok punya bagian-bagian yang luar biasa.
Bila ada singa yang terlepas / keluar dari kelompoknya, itu adalah singa-singa yang kalah (loser).
Anak singa juga diajari cara berburu.
Singa bila berburu akan berkelompok, lalu buruan disantap bersama-sama.
Hal ini sama halnya dengan pasangan kerub-kerub yang disediakan Tuhan buat kita, untuk kita bergerak dalam kelompok-kelompok bersama-sama untuk Tuhan.

5.     Bilangan 24 : 9 ‘ Ia meniarap dan merebahkan diri sebagai singa jantan, dan sebagai singa betina; siapakah yang berani membangunkannya ? Diberkatilah orang yang memberkati engkau, dan terkutuklah orang yang mengutuk engkau ! ‘
Nature-nya singa : punya otoritas
Auman singa alam radius 8 km masih terdengar, daya getarnya ke binatang lain sangat terasa.
Singa juga melakukan klaim teritority-nya (dengan maaf-dikencingi), sehingga bila ada singa lain yang masuk dan mencium bau khas untuk tiap singa itu, akan berhenti memasuki daerah tersebut dan menjadi takut.

Sebagai singa, tongkat otoritas itu nyata atas kita anak Allah.

Pada bagian akhir, bila nature singa ada pada diri kita, maka janji Tuhan ‘Diberkatilah orang yang memberkati engkau, dan terkutuklah orang yang mengutuk engkau ’ akan terjadi dalam hidup kita.

Jangan berhenti dari nature kita yaitu memenangkan jiwa !

Tuhan Yesus Memberkati!!!

Kamis, 19 November 2015

BaPer (Banyak Pergumulan)

Dalam Mazmur 6:1-11, kita bisa membayangkan dengan jelas bagaimana keadaan Daud, sang pemazmur dalam menghadapi pergumulan. Dari sejak muda, saat menjadi penggembala domba, Daud selalu menghadapi bahaya, ancaman, dan pergumulan. Bahaya dan ancaman dari binatang buas yang bisa saja menyerangnya setiap waktu saat menggembalakan ternak. Ada juga pergumulan mengenai keluarganya sendiri, pergumulan dengan Saul, dan lainnya. Tapi, setelah Daud menjadi raja dan tinggal di Istana, tidak serta merta pergumulan itu sirna. Justru semakin banyak pergumulan yang datang dan menyesakkan hati.

Dalam Mazmur 6:2-4, kita bisa membaca rintihan dan permohonan Daud kepada Allah. Dari pilihan kata-kata yang dipergunakan, kita sudah bisa membayangkan betapa beratnya pergumulan itu.

Pergumulan seringkali membuat kita takut, kuatir, bahkan curiga dengan Tuhan Allah. Katanya Allah itu Maha Kasih, mengapa Dia tetap diam di saat aku mengalami pergumulan? Mengapa Allah tidak bertindak melakukan sesuatu? Mungkin pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang muncul dalam pikiran kita. Tapi, STOP! Mari kita terus membaca Mazmur 6 ini dan mari belajar mengenai apa yang mesti kita sadari dalam menghadapi pergumulan.

Kiat Menghadapi Pergumulan
1. Sadari bahwa semua pergumulan yang Tuhan izinkan pasti ada maksudnya, ada berkat di baliknya. Pergumulan seringkali terasa begitu besar, sehingga kita tidak bisa melihat apa yang ada di belakangnya. Tapi apabila kita sudah terbiasa membaca dan mengerti Firman Tuhan, saat menghadapi pergumulan, kita tahu akan janji Tuhan. Bahwa Tuhan tidak akan pernah memberikan pencobaan melebihi kekuatan kita (1 Korintus 10:13). Dengan keyakinan dan pengharapan seperti itu, kita akan bisa berdiri tegak dan melihat sesuatu dibalik pergumulan kita tersebut.

2. Sadari bahwa kita harus berubah, bertobat, mengakui kesalahan. Pergumulan dan pencobaan seringkali menyadarkan kita akan hal-hal yang kita lakukan, yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Dengan kerendahan hati dan hati yang tulus, kita harus mengakui hal-hal tersebut. Dalam doa kita panjatkan permohonan ampun dan nyatakan janji ingin berubah. Kemudian, mintalah Tuhan yang bekerja dan membereskan hati, pikiran, dan kelakuan kita. Kita harus mau berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

3. Sadari kuasa Tuhan, minta hikmat, ketenangan, kebenaran dan kekuatan. Mari kita mencontoh Daud. Saat menghadapi pergumulan, kita tidak takut lalu lantas minta pertolongan orang lain sampai berbuat dosa (seperti yang dilakukan oleh Saul). Yang pertama dilakukannya ialah meminta pertolongan kepada Tuhan. Daud tidak lantas minta, “Tuhan selesaikan semua pergumulan saya!” Daud tidak berdoa seperti itu. Daud meminta hikmat, ketenangan, dan kekuatan untuk menghadapi semuanya.

Masalah dan pergumulan pasti tetap ada selama kita hidup di dunia ini. Tapi, bersama dengan Tuhan dan dengan pertolongan Tuhan sajalah, kita dimampukan untuk tetap berjuang dan meraih kemenangan. HALELUYA!

Tuhan Yesus Memberkati!!

Rabu, 11 November 2015

Perkatakan Firman

Ibrani 4 : 12a
"Sebab apa pun yang dikatakan Allah kepada kita selalu penuh dengan kuasa yang hidup: Firman Allah lebih tajam daripada pedang bermata dua yang paling tajam,..."

Firman Tuhan adalah “ KEHIDUPAN “. Dimanakah Kehidupan tersebut ?... Didalam Alkitab.
Bagaimana agar Kehidupan tersebut ada dalam hidup kita ?.. Kita harus membacanya.
Apabila kita membaca Firman Kehidupan ( Firman Tuhan ) tersebut maka kita akan mendapatkan sesuatu yang melebihi segala sesuatu yang ada di dalam dunia.
Amsal 1:2-7 : Firman Tuhan memberikan Kecerdasan, Arahan dan tujuan kehidupan kita, Kebijaksanaan, Mengatasi Masalah hidup, Menciptakan hal-hal yang mustahil.

1. Firman Tuhan Menciptakan Kehidupan
Seluruh Kehidupan dialam semesta ini semuanya tercipta oleh Firman Tuhan ( Kejadian 1 ).
Bagaimana dengan kehidupan kita ? Masukan Firman Tuhan dalam hidup kita dengan cara membacanya, maka Firman Tuhan itu akan menciptakan Kehidupan yang luar biasa.

2. Firman Tuhan Mengekspresikan Kasih Tuhan
Ekspresi Terbesar dalam kehidupan adalah Saat Firman itu menjelma menjadi manusia dan mati untuk kita, Mengapa ? karena Tuhan begitu mengasihi kita.
Apabila kita melihat didalam Alkitab maka kita akan menemukan banyak Ekspresi kasih Tuhan lewat janji-janjiNya yang luar biasa.

3. Firman Tuhan Mengubah kehidupan
Perkataan Firman Tuhan mengubah kehidupan kita, asal kita mentaati dan melakukan Firman Tersebut. Mujizat yang Tuhan Yesus buat saat Dia ada di dunia, semuanya terjadi dari kata-kata Tuhan Yesus, ( Yohanes 2 : 1-10 , Matius 8 : 5-13 , Lukas 17 : 11-14 ) apabila kita TAAT melakukan apa yang dikatakan oleh Tuhan melalui FirmanNYA dengan Iman kita , maka Firman Tuhan tersebut akan mengubah kehidupan kita.

Bagaimana menggunakan “ KUNCI “ ?
Matius 16 : 19 ( The Message ) :.. ....You will have complete and free access to God's kingdom, keys to open any and every door..

Setiap kita memiliki kunci untuk mendapat kebebasan untuk masuk ke dalam kerajaan Tuhan dan mendapat semua yang ada di dalam Istana Tuhan dan membuka ” Keseluruhan “ pintu, Pintu kamar harta karun, Pintu masalah kesehatan, Pintu Financial, Pintu kecerdasan dan banyak lagi.

Dimanakah Kunci itu ?
Roma 10 :8
Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Kuncinya ada didalam “Mulut“ kita dan Kepercayaan didalam “ Hati “ kita.
Yang harus dilakukan adalah menggunakan kunci tersebut agar Firman Tuhan menjadi Luar biasa dalam kehidupan kita.
Caranya adalah MEMPERKATAKAN FIRMAN TUHAN ATAS KEHIDUPAN KITA( Markus 11 : 23 , Roma 10:10 )


Tuhan Yesus Memberkati!!

Sabtu, 07 November 2015

Belajar dari 7 Jemaat dalam Wahyu

1. Jemaat Efesus (The Loveless Church) Wahyu 2:2-5
Ada beberapa hal yang baik dalam jemaat Efesus, yakni: Pertama, bahwa jemaat Efesus telah menunjukkan jerih-payah dan ketekunan dalam kehidupan Kristen. Kedua, bahwa ia tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, yaitu menjalankan siasat gereja terhadap anggota-anggota yang sesat. Ketiga, bahwa ia menolak pengajar-pengajar palsu. Walaupun jemaat Efesus mempunyai banyak sifat-sifat yang baik, namun kepadanya disesalkan bahwa ia telah meninggalkan kasihnya yang semula, yaitu kasih terhadap Tuhan dan terhadap anggota-anggota jemaat. Kepadanya diserukan untuk bertobat. Menurut Wahyu 2:5, ada dua hal yang termasuk dalam pertobatan, yakni: sungguh-sungguh menginsafi betapa dalamnya ia jatuh dan kemudian, berpaling untuk melakukan yang lebih baik.

Jemaat di Efesus ini meninggalkan kasih yang mula-mula. Kasih yang mula-mula itu berkobar selanjutnya semakin redup. Di dalam ayat 3 dijelaskan bahwa jemaat ini sabar dan menderita karena nama Yesus. Jemaat ini juga tidak mengenal lelah. Lalu apa yang dicela Allah dari jemaat ini, yaitu jemaat ini kemudian meninggalkan kasihnya yang mula-mula kepada Allah. Di dalam kitab Kisah Para rasul dijelaskan mengenai cara hidup jemaat perdana yang mula-mula. Mereka selalu berkumpul untuk beribadah dan mereka selalu mendukung kekurangan jemaat yang lain. Mereka giat melakukan pengutusan untuk memberitakan Injil. Oleh karena itu, Allah menegor jemaat ini untuk bertobat dan melakukan kembali apa yang semula dilakukannya.

2. Jemaat Smirna (The Persecuted Church) Wahyu 2:8-10
Jemaat Smirna itu rupa-rupanya telah banyak menderita dari pihak orang Yahudi, yang menyampaikan fitnah terhadap mereka kepada pemerintahan Romawi (Wahyu 2:9). Jemaat Smirna dipersiapkan dengan mengatakan bahwa mereka akan mengalami lebih banyak penindasan (ay.10). Kemurnian kerohanian mereka akan diuji oleh penderitaan. Sehingga kepada jemaat Smirna diserukan supaya mereka setia sampai mati, yaitu juga dalam hal kalau mereka akan menerima kehidupan yang kekal; mahkota kehidupan (ay.10)

Jemaat di Smirna telah mengalami kesusahan dan penderitaan. Allah menghimbau jemaat ini untuk bertahan setia sampai mati karena penderitaan, kesusahan serta pencobaan yang akan melanda jemaat ini.

3. Jemaat Pergamus (The Compromising Church) Wahyu 2:14-16
Di Pergamus terdapat suatu kuil kafir termasyhur untuk Asklepios, dewa penyembuh. Kuil ini dikunjungi oleh banyak orang, yang mencari kesembuhan disana. Di tempat yang tertinggi di kota itu terdapat suatu kuil untuk Kaisar Agustus dan Dewi Roma. Selanjutnya ada didirikan di sana suatu mezbah raksasa untuk Zeus, dewa agung Yunani. Jemaat Pergamus dipuji oleh karena keteguhan iman yang mereka perlihatkan, juga di hari-hari di waktu ada gugur seorang martir: Antipas.

Jemaat ini berpegang pada nama Yesus dan tidak menyangkal imannya kepada Kristus. Akan tetapi, yang menjadi keberatan terhadap jemaat ini adalah adanya beberapa orang dari jemaat yang menganut ajaran Bileam (Bileam adalah salah satu nabi palsu yang disewa untuk mengutuk orang Israel Bilangan 22-24), menyesatkan anggota jemaat yang lain, supaya memakan persembahan berhala dan melakukan perbuatan zinah. Demikian juga ada padamu orang yang berpegang pada ajaran pengikut Nikolaus. Nikolaus adalah bidat Kristen, yang menyesatkan jemaat. Walaupun mereka tidak menyangkal iman mereka kepada Kristus, mereka berkompromi dengan dosa.

4. Jemaat Tiatira (The Corrupt Church) Wahyu 2:19-20
Jemaat di kota ini rupanya sangat terpecah-belah. Jemaat ini didorang untuk tetap setia. Ia mencela mereka yang mengikuti ajaran seorang nabi perempuan. Ia menyebut ia Izebeil, sesuai dengan nama istri kafir Raja Ahab, yang menyebabkan suaminya menyembah berhala Baal (Roma 16:31). Para pengikut nabi palsu ini diingatkan supaya mereka bertobat. Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah yang mengetahui segalanya (Yeremia 17:10). Kekejaman hukuman terhadap perempuan itu dan para pengikutnya sesuai tingkat keseriusan dosa mereka, yakni tindakan mengubah karunia kenabian sejati. Namun, orang-orang dari jemaat yang tetap melawan Izebel dan murid-muridnya akan mengambil bagian, tidak hanya perayaan kemenangan tetapi juga pemerintahan Kristus atas bangsa-bangsa di dunia.

Jemaat ini mempunyai kasih, iman dan ketekunan akan tetapi hal yang dicela Allah adalah kesesatan mereka. Mereka disesatkan oleh pengajar-pengajar palsu yang mengajar beberapa diantara mereka melakukan kesesatan. Hal ini mengacu pada zinah rohani. Sebagai gereja Tuhan kita adalah mempelai Kristus yang dipertunangkan dengan Kristus. Ketika jemaat berpaling kepada oknum yang lain, itu dinamakan dengan zinah rohani karena jemaat Tuhan adalah mempelai perempuan sedangkan Kristus adalah mempelai laki-laki. Allah mengingatkan kepada jemaat ini untuk bertahan dan memegang apa yang ada pada mereka sampai Tuhan datang.

5. Jemaat Sardis (The Dead Church) Wahyu 3:1-3
Sardis adalah suatu kota yang letaknya di sebelah tenggara Efesus, dan yang termasyhur kerena masa lampaunya. Pernah kota itu menjadi tempat kedudukan Croesus, raja yang kaya-raya dari Lydia. Tetapi dalam abad pertama sesudah Kristus arti kota ini telah menjadi kecil.

Surat kepada jemaat di Sardis (Wahyu 3:1-6) mengisyaratkan bahwa persekutuan Kristen purba di sana dipengaruhi oleh semangat kota itu, menggantungkan kepada reputasi masa lampau tanpa keberhasilan masa sekarang. Dan gagal, seperti kota itu pernah dua kali gagal, kemudian belajar dari masa lalu serta menjadi waspada. Lambang “pakaian putih” sangat berarti bagi kota yang terkenal karena perdagangan pakaiannya; mereka yang tetap setia dan berjaga akan dihiasi demikian untuk mengambil bagian dalam kemenangan Tuhan.

Jemaat ini mati. Mati Rohani. Pekerjaannya tidak sempurna. Allah menegor jemaat ini supaya mereka bertobat dan hidup berjaga-jaga.

6. Jemaat Filadelfia (The Faithfull Church) Wahyu 3:10-11
Pada zaman diturunkannya Wahyu kepada Yohanes, Filadelfia adalah suatu kota kecil disebelah tenggara Sardis. Kota itu didirikan sekitar thn. 150 s.M. oleh Raja Attalus II Filadelfus. Filadelfus berarti: yang mencintai saudara-saudaranya yang laki-laki dan perempuan. Dalam surat kepada jemaat filadelfia, terdapat istilah “Yang Kudus dan Yang Benar” dalam ayat 7. Yang benar berarti: yang perkataannya dapat dipercayai.

Dalam surat ini, jemaat disini tidak dikutuk, tetapi diingatkan untuk berhati-hati terhadap mereka yang mengaku orang Yahudi padahal bukan. Kita tidak tahu apakah pertentangan yang terjadi disini. Wahyu mengacu kepada beberapa nubuat mesianis untuk membuktikan bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh keturunan Daud. Yesaya 22:22-25 tampaknya paling dekat dengan nubuat ini, karena menunjuk kepada kunci dan pintu terbuka. Karena pintunya masih tetap terbuka dihadapan jemaat ini, mereka masih mempunyai kemungkinan diselamatkan jika mereka terus bertahan. Surat bahkan menjanjikan bahwa kebenaran dari kepercayaan mereka akan diperlihatkan bila beberapa dari mereka yang mengaku Yahudi bertobat. Janji ini mengingatkan kita bahwa surat-surat dalam Wahyu tidaklah mewartakan peristiwa yang sudah dimaterai. Tidak ada kata terlambat bagi mereka untuk bertobat. Mereka yang setia harus disemangati supaya tetap bertahan.

Jemaat ini adalah jemaat yang setia dan taat. Jemaat ini dihimbau untuk tetap bertahan.

7. Jemaat Laodikia (The Lukewarm Church) Wahyu 3:15-16
Kota ini letaknya disebelah tenggara Filadelfia, dekat Kolose. Laodikia didirikan kira-kira thn. 250 S.M. oleh Raja Antiokhus II dari Siria dan dinamai menurut nama isterinya, Laodike.

Surat ini berisi banyak singgungan terhadap sifat dan suasana kota ini. Walaupun kaya, kota ini tidak mampu menghasilkan penyembuhan dari khasiat air panas, seperti tetangganya Hierapolis, atau kuasa menyegarkan dari air sejuk di Kolose. Hasilnya hanya air hangat-hangat kukuh yang hanya bermanfaat sebagai obat muntah. Jemaat Laodikia dinyatakan hangat-hangat kuku hingga tidak bermanfaat (artinya, perasaan cukup diri). Sama seperti kota itu, jemaat berpikir bahwa ia “tidak membutuhkan apa-apa lagi” padahal ia membutuhkan “emas”, “pakaian putih”, dan “pelumas mata” yang lebih hebat dari yang dapat disediakan oleh banker-bankir, ahli-ahli pakaian, dan dokter-dokter mereka. Seperti halnya penduduk bersikap tidak menyenangi musafir yang menawarkan kepadanya barang-barang, warga jemaat itu telah menutup pintu rumah mereka dan membiarkan Sang Pemberi tetap diluar rumah mereka

Jemaat ini suam-suam kuku. Tidak panas, tidak dingin. Setengah-setengah. Setengah-setengah setia, setengah-setengah beriman. Allah menegor jemaat ini untuk bertobat.
Dari ketujuh jemaat tersebut, kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan mereka. Ada yang ditegor, ada yang diperingatkan dan ada yang tetap setia.


Jemaat Efesus = jemaat yang kehilangan kasih mula-mula
Jemaat Smirna = jemaat yang teraniaya
Jemaat Pergamus = jemaat yang berkompromi dengan dosa
Jemaat Tiatira = jemaat yang hidup dalam kesesatan
Jemaat Sardis = jemaat yang mati rohani
Jemaat Filadelfia = jemaat yang setia
Jemaat Laodikia = jemaat yang suam-suam kuku

Kitab wahyu ini berisi mengenai nubuatan yang akan terjadi. Begitu juga, ke-7 jemaat di dalam kitab Whayu ini juga melukiskan jemaat Tuhan/gereja Tuhan yang ada pada akhir zaman ini. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah kita sebagai jemaat Allah termasuk kedalam golongan jemaat apa? Apakah kita seperti jemaat Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia atau Laodikia? Biarlah kita sendiri yang merenungkan hal ini.

Menurut salah seorang penginjil terkenal,Rev. Billy Graham, ia menjelaskan bahwa gambaran 7 jemaat di dalam Kitab Wahyu ini berisi 3 pengajaran pokok, yaitu:
1. Panggilan untuk mengasihi Tuhan seperti semula, hal ini ditujukan kepada jemaat Efesus dan Laodikia.
2. Panggilan untuk hidup benar, hal ini ditujukan kepada jemaat Pergamus, Tiatira dan Sardis.
3. Panggilan untuk bertahan dalam penderitaan, hal ini ditujukan kepada jemaat Smirna dan Filadelfia.

Tuhan Yesus Memberkati!!